-
Do you need help?
Tampilkan postingan dengan label Jelajah Gelut. Tampilkan semua postingan
Bayangkan Anda berada dalam sebuah taman luas, yang berisi banyak tanaman beraneka warna yang jarang ditemui. Eits, tapi jangan sembarangan memegang, bisa jadi semua tanaman ini beracun.
Taman Beracun Alnwinck adalah sebuah taman tak biasa yang ada di Inggris. Taman ini menyimpan banyak tanaman unik, namun berbahaya. Ya, hampir seluruh tanaman di taman ini mengeluarkan racun yang berbahaya.
Penasaran? Langsung saja datang ke Kastil Alnwick di Northumberland, Inggris. Tapi tunggu dulu, karena kastil ini dimiliki oleh salah seorang bangsawan Inggris, jadi wisatawan tidak bisa berkunjung sembarangan. Turis yang ingin datang harus membuat perjanjian terlebih dahulu di website resmi Taman Beracun Alnwick. Nantinya, pengunjung diminta memasukkan tanggal kunjungan untuk selanjutnya di proses perizinannya, seperti yang ditulis situs resmi Taman Alnwick.
Seolah ingin menunjukkan betapa mematikannya taman ini, nuansa horor tak hanya menyelimuti bagian dalam taman, tetapi juga situs resminya. Tulisan “Are you ready to enter The Poison Garden?” menyambut setiap tamu yang berkunjung ke website Taman Alnwick. Anda pun diminta mengklik “Yes start my deadly adventure” atau “Ya mulai petualangan mematikan saya”.
Setelah berhasil mendapat tiket masuk, kini saatnya memulai petualangan mematikan Anda yang sesungguhya. Setiap pengunjung yang datang langsung dihadapkan dengan sebuah gerbang raksasa yang dihias dengan lambang tengkorak, lengkap dengan tulisan “The Poison Garden”.
Turis pun langsung disambut oleh pemandu wisata yang ramah. Nantinya, pemandu akan mengajak Anda berkeliling, untuk mengenal taman yang dikenal beracun ini.
Masuk ke dalam taman, ratusan tanaman cantik dengan warna yang beragam langsung menyambut wisatawan yang datang. Tapi ingat, jangan sembarang memegang, perhatikan papan petunjuk yang diletakkan di setiap tanaman. Jangan pernah memegang jika papan menuliskan kata-kata “Tanaman ini bisa membunuh Anda”.
Benar sekali, Taman Beracun Alnwick memang menyimpan ratusan tanaman yang beracun, bahkan mematikan. Betapa tidak? Taman ini memiliki koleksi sekitar 100 jenis tanaman narkotika ilegal, seperti bunga poppy.
Ngeri? Mungkin itu yang muncul di benak setiap pengunjung. Tapi tidak perlu kuatir, karena untuk tanaman khusus yang dianggap sangat beracun dipagari. Ini untuk menghindari turis keracunan zat berbahaya.
Ternyata, Taman Beracun Alnwick tidak hanya memamerkan aneka tanaman berbahaya, tetapi juga memberikan edukasi untuk pengunjungnya. Pemandu yang menemani turis, tidak hanya memberika informasi mengenai taman, tetapi juga cara pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Ada satu hal yang harus Anda ketahui sebelum berkunjung ke taman mematikan ini. Jangan pernah menyentuh, mengendus atau bahkan memotong tanaman, karena Anda tidak pernah tahu, seberapa mematikan tanaman di depan Anda.
Sumber : terselubung.com
Waktu sudah beranjak malam, selepas dari rumah seorang yang di tuakan di Desa Besowo dan berbekal informasi sekedarnya, bertiga kami meluncur ke arah barat desa menuju hutan kalang. Sebuah hutan yang dalam mitosnya adalah tempat habitat makhluk yang bernama genderuwo. Kawasan hutan Kalang yang masuk KPH Kebonharjo adalah hutan paling angker di kawasan Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Hutan jati yang masuk wilayah Desa Besowo ini jarang di jamah manusia. Kalaupun ada manusia yang nekad, dipercaya akan bernasib tragis. Karenanya ada mitos, jalma mara jalma mati (siapa yang datang akan mati) tetap dipegang teguh oleh sebagian besar masyarakat Desa Besowo dan sekitarnya.
Sama sekali, bukan bermaksud takabur atau bagimana, rasa penasaran ini sebenarnya bukan datang dari saya pribadi. Tapi dari seorang rekan yang penasaran terhadap sosok genderuwo ini dan ingin mengetahu secara nyata dan bukan dongeng atau cerita yang dia dengar saja. Kenapa kami memilih daerah ini? Ini lebih kepada mitos yang beredar di masyarakat dan kalaupun toh memang benar adanya, tempat tersebut adalah paling potensial untuk menadapatkan moment tersebut.
| dengan seorang nara sumber (dok.pri) |
Kurang lebih setengah jam dalam perjalanan, kami sempat istirahat. Sekelebat merah menyala melintas tak jauh dari tempat kami istirahat. Kelebat itu menimbulkan bunyi keretek-keretek sambil diikuti hembusan angin begitu kencang. Tertegun juga sih. Bayangan merah kurang lebih dua meteran tersebut bentuknya seperti manusia raksasa, dan kelebatannya meneyerupai bola api dan bersuara keretek-keretek tersebut melintas ke arah barat. barangkali menuju ke Hutan Kalang tersebut. Entahlah. Kami hanya melihatnya melesat perlahan dengan disertai suara kemeretek saja
Semula saya menganggap itu kemamang atau banaspati yang kata orang suka menghisap ubun-ubun manusia. Namun, kalau itu kemamang atau banaspati kok besar sekali. Kemamang atau banaspati seperti yang pernah beberapa kali saya lihat tak lebih dari sebesar bola pada umumnya. Melihat gejala kurang menyenangkan tersebut sempat juga kami mengurungkan niat. Dan kami rasa pertunjukkan tersebut sudah lebih dari pembuktian mitos keangkeran Hutan Kalang. Dan akhirnya kami sepakat untuk mengurungkan niat untuk ke lokasi. Selain cuaca yang kurang mendukung dan gerimis sudah mulai turun, jujur, melihat kelebatan bola api tadi membuat nyali 2 orang kawan menjadi ciut.
Dengan penerangan dua senter kami berjalan lambat kembali ke desa dimana kendaraan kami titipkan di rumah penduduk. Meski berusaha bergegas, karena hujan sudah mulai turun tetap saja lambat karena jalan setapak yang kami lalui sangat licin barangkali karena hujan mengguyur beberapa kali di kawasan ini. Mendadak hujan seakan langsung ditumpahkan oleh mendung membuat kami sedikit berlari mencari-cari tempat agak rindang untuk sekedar berteduh dan menyelamatkan barang elekktronik yakni HP dan kamera poket dari guyuran hujan yang tiba-tiba. Sambil setengah berlari kami ‘nyenter’ kesana kemari sambil berharap ada pohon jati yang sedikit rindang untuk berteduh. Dan akhirnya sedikit masuk kedalam dari jalan setapak ada Gubug penduduk sekitar yang memanfaatkan area kawasan hutan milik perhutani sebagai ladang atau persil orang sekitar menyebutnya.
| sudut pohon yang dikeramatkan warga (dok.pri) |
Namun, ditengah suasana diam terpekur dan berharap hujan segera reda, seorang kawan dari Jatirogo tiba-tiba mengatakan mendengar bunyi keretek-keretek pada kami bertiga. Seperti ada yang terbakar katanya. Ini mustahil suasana hujan. Masak iya ada ranting yang terbakar. Dan benar adanya, beberapa saat kemudian kami memang ada suara demikian dari belakang gubug tempat kami berteduh. Seakan ada aba-aba kami serempak menoleh ke arah dayangnya sumber suara. Terlihat jelas, di pohon jati sekitar sepuluhan meter dari belakang gubug sosok besar yang meyerupai bentuk tubuh manusia merah menyala meski dalam hujan seakan memandangi kami.
Ditengah kekalutan seorang kawan mencoba untuk mengajak lari tapi kami tahan. Sambil masing-masing berdoa dan merapalkan kebisaannya, tak berapa lama sosok menyala itu memanjang keatas dan menimbulkan asap pada daun-daun jati sejurus kemudian melesat justru menurut saya kearah desa. Kami berpikir makhluk itu sengaja menakut-nakuti kami. Dan dia berhasil. Kami memang keki dibuatnya setelah penampakannya yang terakhir.
Melihat keadaan barusan dan sedikit menyesali kenapa ‘blakrakan’ ke tempat tersebut, meski hujan belum reda betul kami terpaksa berbasah-basah daripada di tempat yang memang sangat tidak toleran terhadap orang asing. Belum sempat kami berjalan jauh dari gubuk, seorang kawan yang sempat menangkap sosok tangan yang menjulur di cabang pohon jati. Seketika kami berhenti, dan mengarakan pandangan ke tempat dimana dia mengarahkan senternya. Tidak ada apa-apa, yang ada hanya pohon jati sebesar tiang listrik. Padahal dia yakin benar-benar melihatnya. Sudahlah, kami meng-iya-kan saja meski kami setelah disenter tidak ada apapun.
| salah satu sudut punden di desa Besowo |
Setelah susah payah dan basah kuyup akhirnya kami sampai juga di perkampungan, menuju tempat dimana kendaraan kami parkir dan titipkan di halaman rumah penduduk. Setelah saya melepas kaus dan jaket yang basah dan berganti sarung yang sengaja saya bawa. Sekedar untuk menyampaikan ucapan terima kasih karena berkenan dititipi kendaraan, kami disuruh berhenti dulu karena sudah terlanjur dibikinkan kopi sama istrinya. Itung-itung menghargai yang punya rumah dan tidak baik juga menolak rezeki.
Justru dari bapak inilah kami mendapat informasi yang lebih tentang Hutan Kalang dan tempat-tempat lainnya sebagai tempat dimana transaksi jual beli genderuwo itu dilakukan. Kabarnya, sudah sering warga Desa Besowo yang kerasukan makhluk halus setelah pulang dari Hutan Kalang. Bahkan tidak hanya manusia saja, beberapa ternak penduduk yang digembalakan di areal hutan ini juga kerap menjadi korban. Hampir setiap tahun, pasti ada ternak piaraan warga, baik itu sapi atau kambing yang mati di dalam Hutan Kalang. Padahal di hutan ini kuat dugaan sudah tidak ada bianatang buasnya. Menurut kepercayaan penduduk, kamatian hewan-hewan itu karena dimakan oleh makhluk-makhluk gaib penghuni Hutan Kalang.
Bukan hanya itu, sudah menjadi kepercayaan masyarakat, bahwa keangkeran Hutan Kalang karena tempat ini adalah markasnya segala macam makhluk gaib, seperti; gederuwo, sundel bolong, gundul pringis, banaspati dan beberapa setan lainnya. Mendengar penuturan ini, pikiran kami kembali saat-saat menemui fenomena sosok merah menyala yang sempat kami lihat. Dan ketika kami ceritakan, bapak ini membenarkan kalau itu banaspati. Banaspati di Hutan Kalang lain katannya. Ukurannya lebih besar dari banaspati tempat lain. Entahlah, saya tidak mau mengatakan itu makhluk apa.
Sejarah Hutan Kalang sendiri adalah dulunya adalah milik Mbah Palu, seorang dukun asal Desa Besowo ini. Di tangan Mbah Palu, tanah ini seakan tidak memiliki keangkeran sama sekali. Meski menjadi gudangnya setan, Hutan Kalang tetap dibawah kekuasaan Mbah Palu. Dari sini pula mitosnya, genderuwo-genderuwo itu dapat diperintah oleh Mbah Palu. Bahkan tidak sedikit yang di jual pada orang yang membuthkannya.
Namun, setelah Mbah Palu meninggal dunia, dan tanah tersebut dijual pada Perhutani Kebonharjo, maka kemudian menjadi angker. Seolah-olah penghuninya sudah tidak dapat dikendalikan, sehingga kadangkala meminta korban. Entah itu binatang atau manusia.
Karena waktu sudah menjelang larut malam, kami berpamitan untuk pulang meski dia berusaha untuk menahan kami untuk menginap. Seorang kawan yang berasal dari Jatirogo menitipkan motor dirumah bapak tadi dan akan diambil esok harinya. Dan pulangnya menumpang kami, karena malam telah larut dan hujan masih menyisakan rinai kecil. Atau juga barangkali masih diliputi perasaan takut setelah rangkaian-rangakain kejadian yang kami alami bersama. Entahlah!
Cukup rasanya pembuktian kami meski belum seratus persen sampai ke tempat Hutan Kalang berada. Bahwa keangkeran Hutan Kalang bukan sekedar mitos atau isapan jempol semata. Masuk akal juga ketika ada salah satu stasiun televisi swasta nasional mengurungkan liputannya ke lokasi ini. Bisa jadi bukan alatnya yang tidak bisa difungsikan akan tetapi menemui kejadian-kejadian aneh dan mencekam seperti yang kami alami saat itu. Dan dari tulisan ini adalah tulisan yang terakhir dari penelusuran mitos keberadaan jual beli genderuwo di Desa Besowo ini. Sekian dan terima kasih meluangkan waktu membaca tulisan yang salah kaprah dalam kosa kata dan penuturannya.
Sumber Artikel : kompasiana.com
Sumber Gambar : google image
Gelut.com
Salah satu tempat bersejarah di wilayah Yogyakarta adalah kawasan Kotagede. Kotagede merupakan kawasan bersejarah, karena dulunya merupakan pusat kerajaan Mataram Islam. Berkunjung ke Kotagede Anda akan menemukan peninggalan-peninggalan sejarah seperti Masjid, benteng masa lalu, rumah tua, pemandian dan sejumlah mitos yang mengiringi tempat-tempat bersejarah tersebut. Jadi bagi Anda yang menyukai wisata sejarah, Kotagede merupakan salah satu tujuan wisata yang layak anda kunjungi.
Salah satu keunikan peninggalan sejarah di kotagede ada sebongkah batu besar yang disebut dengan Watu Gilang. Sebuah batu yang penting pada masa kepemimpinan Panembahan Senopati. Watu gilang adalah sebuah batu adhesit yang berbentuk persegi berukuran 2×2 m dengan tinggi 30 cm. Watu gilang merupakan salah satu peninggalan sejarah yang disertai dengan mitos karena merupakan singgasana panembahan senopati saat memerintah kerajaan Mataram. Pada bagian atas watu gilang terdapat pahatan tulisan dalam beberapa bahasa. Namun tulisan tersebut sudah susah dibaca karena sudah mulai terkikis. Watu Gilang didapat Panembahan Senopati dari hutan Lipuro yang saat ini dikenal dengan Bambanglipuro, Bantul.
Situs watu gilang itu kini disimpan di sebuah bangunan yang di kelilingi pohon beringin dan sebuah pohon mentaok. Ukuran bangunan 3 x 3 m di tengah-tengah peralatan yang dahulunya merupakan keraton.
Untuk melihat situs ini anda dari Pasar Kotagede menuju kearah selatan kurang lebih 1 km setelah melewati komplek Masjid Agung kotagede dan Makam raja-raja Mataram. Dan untuk mengunjugi situs ini tidak dipungut biaya.
Sumber : Google image, blog satugerai, gelut.com
Hotel apa yang tertua di dunia? Ryokan Hoshi di Onsen Awazu Komatsu, Ishikawa, Jepang. Menurut Guinness Book of World Record sudah berdiri lebih dari 1300 tahun lalu.
Kisahnya bermula di tahun 717. Seorang biksu, Taicho Daishi bermimpi bahwa ia diperintahkan dewa penjaga Gunung Hakusan untuk menemukan mata air panas di desa Awazu.
Kisahnya bermula di tahun 717. Seorang biksu, Taicho Daishi bermimpi bahwa ia diperintahkan dewa penjaga Gunung Hakusan untuk menemukan mata air panas di desa Awazu.
Kemudian sang biksu pergi ke desa tersebut bersama muridnya, Garyo Hoshi. Dengan bantuan penduduk desa mereka akhirnya berhasil menemukan lokasi mata air panas seperti terlihat dalam mimpi. Setelah ditemukan, biksu ini menyuruh penduduk desa yang sakit mandi di mata air dan konon mereka langsung sembuh.
Taicho memerintahkan muridnya membangun tempat perawatan (semacam spa) di atas lokasi mata air. Sejak itulah, sang murid Garyo Hoshi menjalankan usaha penginapan secara turun-temurun.
Taicho memerintahkan muridnya membangun tempat perawatan (semacam spa) di atas lokasi mata air. Sejak itulah, sang murid Garyo Hoshi menjalankan usaha penginapan secara turun-temurun.
Saat ini Zengoro Hoshi, sebagai generasi ke-46 yang menjalankan bisnis hotelRyokan Hoshi. Hotel ini sudah berkembang hingga memiliki 100 kamar dan bisa menampung sekitar 450 tamu di dalamnya.
Ada beberapa hal unik di hotel tertua ini. Pertama, bangunan-bangunan yang ada di Ryokan Hoshi diberi nama sesuai musim yang berlaku di Jepang, yaitu:
Shinshun no Yakata (awal musim semi/akhir musim dingin).
Haru no Yakata (musim semi)
Natsu no Yakata (musim panas)
Aki no Yakata (musim gugur).
Kedua, tamu yang datang ke hotel akan diberikan pakaian tradisional "Yukata". Suasanya diciptakan seperti Jepang tempo dulu. Cocok bagi orang yang ingin mencari ketenangan di tempat ini.
Ada beberapa hal unik di hotel tertua ini. Pertama, bangunan-bangunan yang ada di Ryokan Hoshi diberi nama sesuai musim yang berlaku di Jepang, yaitu:
Shinshun no Yakata (awal musim semi/akhir musim dingin).
Haru no Yakata (musim semi)
Natsu no Yakata (musim panas)
Aki no Yakata (musim gugur).
Kedua, tamu yang datang ke hotel akan diberikan pakaian tradisional "Yukata". Suasanya diciptakan seperti Jepang tempo dulu. Cocok bagi orang yang ingin mencari ketenangan di tempat ini.
Bagi siapa pun yang ingin melihat dan merasakan kehidupan yang sederhana, mungkin kota kecil Giethoorn di Belanda dapat menjadi salah satu tempat yang dapat dikunjungi. Kota kecil Giethoorn tidak memiliki jalan raya, hampir seluruh kota di kelilingi oleh kanal-kanal kecil yang indah.
Penduduk di kota kecil ini biasa menggunakan perahu kecil sebagai sarana transportasi atau berjalan melalui jembatan. Bagi para wisatawan yang mengunjungi tempat ini, mobil atau bus harus diparkir di luar desa.
Terletak di propinsi Overijssel, kota Giethroon memiliki kanal sepanjang 6.5 km dengan rumah-rumah tradisional khas Belanda disekelilingnya. Tidaklah mengherankan apabila Giethroon telah menjadi daya tarik wisata di Belanda dengan julukan Venesia dari Belanda.
Kota ini didirikan oleh sekelompok pelarian dari wilayah Mediterania sekitar tahun 1230. Giethroon menjadi terkenal pada tahun 1958 ketika dibuat film oleh Bert Haanstra dan ditayangkan dalam festival film Fanfare.


Sumber gambar dan artikel : blogger, berbagai sumber, gelut.com
Sebagai toko online terbesar di dunia, Amazon membutuhkan sebuah tempat untuk menyimpan semua produk yang dijualnya. Solusinya adalah, sebuah gudang penyimpanan raksasa. Gudang penyimpanan ini memiliki ukuran yang sangat besar dengan lebih dari 100.000 meter persegi yang dioperasikan lebih dari 65.000 karyawan. Untuk mengatur semua barang di gudang tentu dibutuhkan sebuah sistem logistik. Merancang sistem logistiik dengan jumlah barang yang sangat banyak tentunya bukan perkara yang mudah. Namun, Amazon memiliki sebuah sistem yang sangat terorganisir untuk mengatur barang-barangnya di gudang yang dikenal dengan nama Chaotic Storage.
Chaotic Storage merupakan sebuah sistem yang kompleks. Tidak seperti gudang penyimpanan konvensional, sistem Chaotic Storage tidak memiliki area atau ruang-ruang penyimpanan permanen. Hal ini berarti tidak ada area khusus untuk buku, atau barang elektroniik (tidak seperti tata letak toko ritel konvensional). Hal terpenting adalah sebuah penanda berupa barcode yang dapat mengaitkan dan mengintegrasikan setiap produk yang masuk di gudang.
Setiap rak di dalam gudang penyimpanan Amazon memiliki barcode. Setiap produk yang masuk tentunya akan membutuhkan tempat, hal ini diorganisir dengan menggunakan barcode yang dicocokan dengan tempat dimana barang tersebut akan disimpan. Hal ini memungkinkan perputaran barang akan lebih efisien dan setiap area bebas untuk diisi dengan cepat. Semua data barang yang masuk dan keluar diatur oleh sebuah file database canggih dan berkapasitas besar untuk menjaga keakuratan penghitungan pada setiap rak.
Dengan sistem ini ada beberapa keuntungan yang diperoleh. Yang pertama adalah fleksibilitas. Dengan sistem Chaotic Storage, setiap ruangan kosong dapat diisi dengan cepat tanpa membedakan jenis produk. Kedua, simplicity. Karyawan tidak perlu mempelajari dimana sebuah barang akan diletakkan. Mereka hanya perlu menemukan rak penyimpanan di dalam gudang dan karyawan tidak perlu mengklasifikasikan jenis barang. Ketiga, optimalisasi. Gudang penyimpanan Amazon harus menangani juatan perintah setiap hari. Hal ini berarti, setiap kali terdapat perintah pengiriman barang akan dapat dengan cepat dikirim.
Sebuah sistem yang tepat dan dapat memenuhi kebutuhan perusahaan tentunya akan menjadi sebuah keunggulan kompetitif yang mana akan menjadikan sebuah perusahaan seperti Amazon menjadi perusahaan berdaya saing tinggi.
Sumber gambar dan artikel : ibtimes.com
1. RUMAH PONDOK INDAH
Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut hanya tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum hilang tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang dipesan oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah keluar lagi.
Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis. Sejak itu, banyak orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu seperti hantu bapak-bapak dan hantu perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam para tunawisma.
Testimonial: Sekitar tahun 2002, Nurdin (32), penjual gulai dan soto di sekitar Pondok Indah, mengaku pernah melihat hantu yang menyerupai
bapak-bapak hilir-mudik di halaman depan rumah ini.
Hanya saja, tidak banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama pada malam hari.
Konon pada malam hari, warga kerap melihat kuntilanak di pohon-pohon di taman Langsat.
Testimonial: Kisah hantu dan orang-orang yang kesurupan bukan lagi barang baru bagi Ibu Rahmat (34), penjual rokok di tepi taman Langsat, yang sudah 25 tahun membuka kios rokok tersebut. Suatu ketika, tamu yang sedang beli di warungnya pernah pamit pada jam 1 pagi karena
mengaku melihat genderuwo. Setiap kali berjaga malam, Syamsuri (21), Satpam yang telah bertugas selama 3 tahun di Taman Langsat, sering mencium bau-bau aneh dan mendengar suara-suara tertawa yang tak jelas sumbernya. 
Apabila Anda sedang ‘mujur’ dan lewat di depan rumahnya, Anda dapat mencium aroma kentang rebus dan mendengar suara anak kecil menangis.
Testimonial: Agip (24) sudah menjaga kios rokok di depan rumah ini sejak tahun 1997. Agip mengaku sering mencium aroma kentang rebus, terutama menjelang malam, meskipun rumah kosong ini sempat ramai karena disewa oleh ekspatriat.
Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan
Fenomena: Makhluk menyeramkan korban tabrakan kereta
Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara, Bintaro.
Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadi kecelakaan yang memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering terdengar suara orang menangis dan menjerit.
Testimonial: Imam (31), teknisi rel yang bekerja sejak tahun 1996. Ia pernah melihat makhluk yang wujudnya seperti orang berbalut sarung hitam. Meski kereta sudah bolak-balik lewat melindasnya, makhluk ini tak mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut diadakan pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu makhluk serupa perempuan Belanda di zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di rel.
Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang-empang, seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam dan membayar pendayung tersebut dengan daun.
Testimonial: Anshori (38), penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol, mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka pertama kali kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan goyang. Saat itu malam Jumat, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh, perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum. Anshori menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50 cm. Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Semenjak kejadian itu,
Anshori merasa dagangannya kian laku dan rejekinya semakin lancar. 
Lokasi: Klender, Jak-Tim
Fenomena: Makhluk korban kebakaran kerusuhan Mei 1998.
Sejarah: Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada salah satu pertokoan di daerah Klender yang dijarah dan dibakar massa.
Kebakaran ini menyebabkan ratusan korban jiwa, di antaranya pegawai pertokoan, pengunjung, dan para penjarah.
Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan banyak kejadian aneh, misalnya, segerombolan orang menyetop angkot di depan pertokoan, ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua penumpang angkot tersebut wajahnya berubah menjadi hangus.
Lokasi: Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel
Fenomena: Penampakan hantu bpk2 dan perempuan.
Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini?
Fenomena: Penampakan hantu bpk2 dan perempuan.
Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini?
Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut hanya tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum hilang tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang dipesan oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah keluar lagi.
Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis. Sejak itu, banyak orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu seperti hantu bapak-bapak dan hantu perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam para tunawisma.
Testimonial: Sekitar tahun 2002, Nurdin (32), penjual gulai dan soto di sekitar Pondok Indah, mengaku pernah melihat hantu yang menyerupai
bapak-bapak hilir-mudik di halaman depan rumah ini.
2. TAMAN KOTA LANGSAT, MAYESTIK
Lokasi: Di belakang pasar burung Barito Jak-Sel.
Fenomena: Kuntilanak dan genderuwo
Sejarah: Taman Langsat ini sebenarnya merupakan fasilitas olah raga dan bersantai yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh pepohonan yang asri.
Fenomena: Kuntilanak dan genderuwo
Sejarah: Taman Langsat ini sebenarnya merupakan fasilitas olah raga dan bersantai yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh pepohonan yang asri.
Hanya saja, tidak banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama pada malam hari.
Konon pada malam hari, warga kerap melihat kuntilanak di pohon-pohon di taman Langsat.
Testimonial: Kisah hantu dan orang-orang yang kesurupan bukan lagi barang baru bagi Ibu Rahmat (34), penjual rokok di tepi taman Langsat, yang sudah 25 tahun membuka kios rokok tersebut. Suatu ketika, tamu yang sedang beli di warungnya pernah pamit pada jam 1 pagi karena
mengaku melihat genderuwo. Setiap kali berjaga malam, Syamsuri (21), Satpam yang telah bertugas selama 3 tahun di Taman Langsat, sering mencium bau-bau aneh dan mendengar suara-suara tertawa yang tak jelas sumbernya.
3. RUMAH KENTANG PRAPANCA

Lokasi: Jln. Dharmawangsa 9, Jak-Sel, persis di sebelah salah satu club terkemuka di daerah ini.
Fenomena: Hantu anak kecil
Sejarah: Konon, di rumah ini ada seorang anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang.
Fenomena: Hantu anak kecil
Sejarah: Konon, di rumah ini ada seorang anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang.
Apabila Anda sedang ‘mujur’ dan lewat di depan rumahnya, Anda dapat mencium aroma kentang rebus dan mendengar suara anak kecil menangis.
Testimonial: Agip (24) sudah menjaga kios rokok di depan rumah ini sejak tahun 1997. Agip mengaku sering mencium aroma kentang rebus, terutama menjelang malam, meskipun rumah kosong ini sempat ramai karena disewa oleh ekspatriat.
4. LINTASAN KERETA BINTARO
Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan
Fenomena: Makhluk menyeramkan korban tabrakan kereta
Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara, Bintaro.
Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadi kecelakaan yang memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering terdengar suara orang menangis dan menjerit.
Testimonial: Imam (31), teknisi rel yang bekerja sejak tahun 1996. Ia pernah melihat makhluk yang wujudnya seperti orang berbalut sarung hitam. Meski kereta sudah bolak-balik lewat melindasnya, makhluk ini tak mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut diadakan pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu makhluk serupa perempuan Belanda di zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di rel.
5. JEMBATAN ANCOL
Lokasi: Jembatan Ancol (eks jembatan goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain sekitar Ancol, Jak-Ut
Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol (populer dengan sebutan Maryam setelah kisahnya diangkat ke layar kaca)
Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol (populer dengan sebutan Maryam setelah kisahnya diangkat ke layar kaca)
Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol.
Keterangan ini didapat dari Kostan Simatupang (65), seorang fotografer keliling di Ancol, teman dari pendayung perahu tadi.
Testimonial: Anshori (38), penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol, mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka pertama kali kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan goyang. Saat itu malam Jumat, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh, perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum. Anshori menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50 cm. Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Semenjak kejadian itu,
Anshori merasa dagangannya kian laku dan rejekinya semakin lancar.
6. KLENDER

Lokasi: Klender, Jak-Tim
Fenomena: Makhluk korban kebakaran kerusuhan Mei 1998.
Sejarah: Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada salah satu pertokoan di daerah Klender yang dijarah dan dibakar massa.
Kebakaran ini menyebabkan ratusan korban jiwa, di antaranya pegawai pertokoan, pengunjung, dan para penjarah.
Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan banyak kejadian aneh, misalnya, segerombolan orang menyetop angkot di depan pertokoan, ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua penumpang angkot tersebut wajahnya berubah menjadi hangus.
Semenjak pertokoan in dibangun dan ramai kembali di tahun 2000, sudah tidak banyak lagi kejadian mistis di sekitarnya. Ini mungkin juga karena warga masih menghormati dan memperingati hari berkabung setiap tanggal 14 Mei. Namun demikian, menurut penuturan warga, jika Anda duduk sendiri di sebelah booth telepon koin di halaman pertokoan pada malam Jumat pukul 1 pagi, Anda akan ditemani oleh sosok lain di dekat Anda.
Dahulu, sekitar 15 jenazah korban kerusuhan sempat ditampung sebelum dievakuasi di sekitar telepon umum tersebut.
Testimonial: Ali (21) warga asli Klender, pada 2002, bersama dua orang sepupunya melakukan ghost-hunting di basement salah satu pertokoan
di daerah Klender. Saat itu hari Rabu malam, ia membakar kemenyan dan madat, serta membawa sesajen berupa kopi hitam. Sekitar jam 2 pagi tercium bau daging terbakar yang sangat menyengat. Tak berapa lama kemudian, muncullah dua sosok makhluk;
yang satu penuh darah di sekujur tubuhnya, yang satu lagi hangus terbakar dengan tubuh yang tak lengkap.
Dahulu, sekitar 15 jenazah korban kerusuhan sempat ditampung sebelum dievakuasi di sekitar telepon umum tersebut.
Testimonial: Ali (21) warga asli Klender, pada 2002, bersama dua orang sepupunya melakukan ghost-hunting di basement salah satu pertokoan
di daerah Klender. Saat itu hari Rabu malam, ia membakar kemenyan dan madat, serta membawa sesajen berupa kopi hitam. Sekitar jam 2 pagi tercium bau daging terbakar yang sangat menyengat. Tak berapa lama kemudian, muncullah dua sosok makhluk;
yang satu penuh darah di sekujur tubuhnya, yang satu lagi hangus terbakar dengan tubuh yang tak lengkap.
Sumber Artikel : Rioardi.blog
Sumber Gambar : Google Image
Gelut.com
Huruf Jawa atau aksara jawa adalah salah satu peninggalan bersejarah dari nenek moyang kita yang wajib kita jaga dan pelajari, sebagai salah satu situs peninggalan sejarah huruf jawa juga mempunyai sejarah dilahirkannya huruf jawa di bawah ini adalah sejarah dan arti huruf aksara jawa yang dikisahkan oleh ajisaka silahkan baca :
Dikisahkan ada seorang pemuda tampan yang sakti mandraguna, yaitu Ajisaka. Ajisaka tinggal di pulau Majethi bersama dua orang punggawa (abdi) setianya yaitu Dora dan Sembada. Kedua abdi ini sama-sama setia dan sakti. Satu saat Ajisaka ingin pergi meninggalkan pulau Majethi. Dia menunjuk Dora untuk menemaninya mengembara. Sedangkan Sembada, disuruh tetap tinggal di pulau Majethi. Ajisaka menitipkan pusaka andalannya untuk dijaga oleh Sembada. Dia berpesan supaya jangan menyerahkan pusaka itu kepada siapa pun, kecuali pada Ajisaka sendiri.
Lain kisah, di pulau Jawa ada sebuah kerajaan yang sangat makmur sejahtera yaitu kerajaan Medhangkamulan. Rakyatnya hidup sejahtera. Kerajaan Medhangkamulan dipimpin oleh seorang raja arif bijaksana bernama Dewatacengkar. Prabu Dewatacengkar sangat cinta terhadap rakyatnya.
Pada suatu hari ki juru masak kerajaan Medhangkamulan yang bertugas membuat makanan untuk prabu Dewatacengkar mengalami kecelakaan saat memasak. Salah satu jarinya terkena pisau hingga putus dan masuk ke dalam masakannya tanpa dia ketahui. Disantaplah makanan itu oleh Dewatacengkar. Dia merasakan rasa yang enak pada masakan itu. Dia bertanya daging apakah itu. Ki juru masak baru sadar bahwa dagingnya disantap Dewatacengkar dan menjawab bahwa itu adalah daging manusia. Dewatacengkar ketagihan dan berpesan supaya memasakkan hidangan daging manusia setiap hari. Dia meminta sang patih kerajaan supaya mengorbankan rakyatnya setiap hari untuk dimakan.
Oleh karena terus menerus makan daging manusia, sifat Dewatacengkar berubah 180 derajat. Dia berubah menjadi raja yang kejam lagi bengis. Daging yang disantapnya sekarang adalah daging rakyatnya. Rakyatnya pun sekarang hidup dalam ketakutan. Tak satupun rakyat berani melawannya, begitu juga sang patih kerajaan.
Saat itu juga Ajisaka dan Dora tiba di kerajaan Medhangkamulan. Mereka heran dengan keadaan yang sepi dan menyeramkan. Dari seorang rakyat, beliau mendapat cerita kalau raja Medhangkamulan gemar makan daging manusia. Ajisaka menyusun siasat. Dia menemui sang patih untuk diserahkan kepada Dewatacengkar agar dijadikan santapan. Awalnya sang patih tidak setuju dan kasihan. Tetapi Ajisaka bersikeras dan akhirnya diizinkan.
Dewatacengkar keheranan karena ada seorang pemuda tampan dan bersih ingin menyerahkan diri. Ajisaka mengatakan bahwa dia mau dijadikan santapan asalkan dia diberikan tanah seluas ikat kepalanya dan yang mengukur tanah itu harus Dewatacengkar. Sang prabu menyetujuinya. Kemudian mulailah Dewatacengkar mengukur tanah. Saat digunakan untuk mengukur, tiba-tiba ikat kepala Dewatacengkar meluas tak terhingga. Kain itu berubah menjadi keras dan tebal seperti lempengan besi dan terus meluas sehingga mendorong Dewatacengkar. Dewatacengkar terus terdorong hingga jurang pantai laut selatan. Dia terlempar ke laut dan seketika berubah menjadi seekor buaya putih. Ajisaka kemudian dinobatkan menjadi raja Medhangkamulan.
Setelah penobatan, Ajisaka mengutus Dora pergi ke pulau Majethi untuk mengambil pusaka andalannya. Kemudian pergilah Dora ke pulau Majethi. Sesampai di pulau Majethi, Dora menemui Sembada untuk mengambil pusaka. Sembada teringat akan pesan Ajisaka saat meninggalkan pulau Majethi untuk tidak menyerahkan pusaka tersebut kepada siapa pun kecuali kepada Ajisaka. Dora yang juga berpegang teguh pada perintah Ajisaka untuk mengambil pusaka memaksa supaya pusaka itu diserahkan. Kedua abdi setia tersebut beradu mulut bersikukuh pada pendapatnya masing-masing. Dan akhirnya mereka berdua bertempur. Pada awalnya mereka berdua hati-hati dalam menyerang karena bertarung melawan temannya sendiri. Tetapi pada akhirnya benar-benar terjadi pertumpahan darah. Sampai pada titik akhir yaitu kedua abdi tersebut tewas dalam pertarungan karena sama-sama sakti.
Berita tewasnya Dora dan Sembada terdengar sampai Ajisaka. Dia sangat menyesal atas kesalahannya yang membuat dua punggawanya meninggal dalam pertarungan. Dia mengenang kisah kedua punggawanya lewat deret aksara. Berikut tulisan dan arti dari cerita itu :
Ha Na Ca Ra Ka = ono wong loro ( ada dua orang )Da Ta Sa Wa La = podho kerengan ( mereka berdua berantem / berkelahi )Pa Dha Ja Ya Nya = podho joyone ( sama-sama kuatnya )Ma Ga Ba Tha Nga = mergo dadi bathang lorone ( maka dari itu jadilah bangkai semuanya / mati dua-duanya karena sama kuatnya)
Itulah sekelumit cerita sejarah dari lahirnya huruf jawa / aksara jawa Ha Na Ca Ra Ka. Semoga inti dari cerita itu bisa memaknai kehidupan kita semua.
Sumber Artikel : Kerliptaka.blog
Sumber Gambar : Google Image
Gelut.com
Berikut dibawah ini akan disajikan 10 hewan Cryptid, walaupun sebagian besar adalah hewan-hewan imaginer yang tidak dapat dibuktikan keberadaannya namun terdapat beberapa hewan yang berbasis pada kenyataan. Cryptid adalah istilah yang digunakan untuk menyebut makhluk yang keberadaannya mengemuka oleh berbagai saksi dan peristiwa namun sebagian besar diantaranya tidak bisa diterima keberadaanya, bahkan makhluk-makhluk Cryptid ini telah masuk kedalam imajinasi dan pikiran kita seolah berkhayal mereka eksis dan berada disekitar kita seolah-olah kucing dan anjing yang hidup dipekarangan kita.
10. Yacumama

Gambar diatas diambil dari sebuah kartu pos Brazil tahun 1932. Yup benar itu adalah sebuah gambar anaconda raksasa. Banyak sekali orang yang takut akan ular terlebih lagi untuk orang-orang di Amerika Selatan, ketakutan mereka akan ular kemungkinan semakin parah oleh cerita adanya hewan myth anaconda raksasa dari Amerika Selatan. Masyarakat Peru menyebutnya sebagai Yacu-Mama (Mother of the Water / Penguasa Air). Seekor Anaconda normal dapat tumbuh hingga mencapai 6 Meter, namun beberapa orang yang percaya akan keberadaan Anaconda raksasa tersebut menyatakan bahwa Anaconda raksasa tersebut memiliki ukuran panjang hingga mencapai 50 M bahkan lebih.
Kembali ke masa silam dimasa para petualang Eropa pertama kali merambah Amerika Selatan dan khususnya Amazon mereka seringkali mendengar cerita masyarakat lokal mengenai kisah
Anaconda raksasa namun walaupun begitu hingga saat ini belum pernah ada seorangpun yang bisa membuktikan eksistensi dari hewan menyeramkan tersebut. Bahkan badan konservasi lingkungan hidup untuk binatang buas menjanjikan hadiah sebesar US$50,000 untuk spesies hidup yang ditemukan. Pada tahun 2009 yang lalu dua orang pria yang merupakan ayah dan anak yang berasal dari Belfast, Irlandia mengaku bahwa mereka berhasil merekam dan memfoto keberadaan ular raksasa tersebut namun para ahli tetap belum meyakini keberadaan Yacumama atau anaconda raksasa tersebut.
09. Akkorokamui
Pada masa ini, kita mengetahui bahwa kisah mahluk pembunuh raksasa bertentakel banyak ini adalah kisah-kisah dongeng dan tidak nyata, namun samudra adalah sebuah wilayah yang sangat luas dengan kedalamannya yang masih belum banyak di eksplorasi, siapa tahu ada monster buas yang menginta dikedalaman dan menunggu untuk ditemukan.
Mengenai Cumi-cumi sendiri para ahli percaya ada satu spesies yakni cumi-cumi kolosal (Mesonychoteuthis hamiltoni) dapat mencapai ukuran 12-14 Meter jika mencapai usia dewasa, namun hingga saat ini cumi-cumi tersebut hanya dijumpai dalam ukuran kecil dan belum dewasa.
08. Giant Vampire Bat (Kelelawar Penghisap Darah Raksasa)

Lupakan Batman, gambar diatas cukup jauh jika dibandingkan dengan sosok Batman sebagai pahlawan pembela keadilan. Masyarakat Madagascar memiliki panggilan "Fangalabolo" atau Penyebar Teror yang terbang di malam hari untuk menyebut seekor hewan yang memiliki rentang sayap hingga mencapai 1.5 meter.
Di beberapa kebudayaan lainnya di dunia, kelelawar raksasa tampil sebagai mahluk myth. Di Kamerun mereka menyebut nya sebagai Olatiau, sedangkan di Indonesia pada beberapa kebudayaan memiliki panggilan Orang-Bati dan A-hool yang merupakan Hybrid antara manusia dengan kelelawar. Namun mungkin yang paling menakutkan diantara semua cerita adalah cerita mengenai kelelawar raksasa peminum darah yang hanya dapat bertahan hidup dari meminum darah dalam jumlah yang besar bahkan juga menghisap darah manusia.
Sama seperti kisah gurita raksasa, terdapat beberapa kebenaran dibalik legenda kelelawar raksasa. Ada sisa-sisa fosil dari spesies kelelawar vampir raksasa bernama Desmodus draculae, yang dilaporkan hidup di era Pleistocene.Ada hal menarik mengenai keberadaan kelelawar vampir raksasa yang mirip Desmodus draculae yang penampakannya dilaporkan sekitar 300 tahun yang lalu, terlebih lagi beberapa ilmuwan berpikir bahwasanya ada kemungkinan mahluk-mahluk besar mungkin masih ada yang hidup saat ini, menunggu untuk terdeteksi keberadaan mereka di hutan hujan tropis Amerika Selatan yang masih banyak belum dieksplorasi. Hal ini benar-benar sebuah pikiran yang menakutkan untuk seorang calon penjelajah atau explorer.
07. Yeti

Gambar diatas adalah gambar dari seorang Zoologi, Dr Biswamoy Bisway yang sedang meneliti struktur lapisan kulit kepala yang disebut-sebut adalah lapisan kulit kepala Yeti.
Yeti mungkin merupakan mahluk cryptid paling terkenal sepanjang masa, keberadaannya yang antara ada dan tiada, karena banyak yang meyakini nya namun belum ada satupun bukti konkrit yang menjelaskan keberadaan mahluk ini.
Yeti atau manusia salju raksasa telah menghiasi pemikiran banyak pemerhati hewan dan juga masyarakat lebih dari satu setengah abad. Seorang ahli Antroplogy bernama H Siiger meyakini bahwa Yeti hanyalah bagian dari mitologi himalaya sejak zaman pre-Budhisme.Hal menyeramkan mengenai hewan ini adalah bukan saja ukurannya yang cukup besar namun bentuk dan wujudnya yang menakutkan serta beberapa tahayul yang menyertai keberadaannya seperti misalnya yang menyatakan bahwa melihat mahluk ini berarti suatu pertanda akan kematian orang tersebut.
Ketika pendakian gunung-gunung tinggi di Himalaya menjadi popular sejak abad ke-20 semakin banyak klaim dari orang-orang yang mengaku melihat penampakan Yeti ataupun setidaknya jalur perjalanan mahluk tersebut. Bahkan saksi yang dapat dipercaya karena kredibilitas mereka yakni Sir Edmun Hillary dan Tenzing Norgay yang tercatat sebagai orang pertama yang berhasil
mencapai puncak Mt Everest, melaporkan bahwa mereka melihat jejak-jejak kaki berukuran raksasa.
Namun kemudian hari Hillary timbul pemikiran skeptis yang menyatakan bahwa bisa saja mereka salah persepsi dan salah mengartikannya, bisa saja itu merupakan jejak satwa liar lainnya seperti jejak kaki beruang ataupun monyet besar. Namun ekspedisi untuk menemukan mahluk legenda satu ini masih terus berlanjut hingga saat ini.
06. Hodag

Berbeda dengan mahluk cryptid lainnya di artikel ini, tidak ada satupun kebenaran dibalik cerita mengenai mahluk aneh yang dijuluki Hodag ini. Hodag merupakan perbuatan iseng dan rekaan seseorang yang bernama Eugene Shepard diabad ke-19. Shepard mengkalim telah berhasil menangkap Hodag, seekor monster dalam perwujudan yang sangat aneh, memiliki kepala seperti bentuk katak, wajah menyeringai yang mirip seekor gajah, kaki pendek dan tebal namun memiliki cakar besar sedangkan bagian belakang tubuhnya mirip seekor dinosaurus serta memiliki ekor panjang dimana pada ujung ekor seperti berbentuk tombak.
Bahkan sebuah surat kabar lokal di Wisconsin pada tahun 1893 terkecoh oleh ulah Shepard dan memuat berita tentang penangkapan seekor hewan aneh di Rhinelander, Winsconsin. Bahkan disebutkan bahwa Hodag adalah seekor mahluk buas yang sangat kuat sehingga mereka harus membunuhnya dengan menggunakan dinamit
Tampaknya tipuan yang dilakukan oleh Eugene Shepard ini berjalan dengan cukup baik sampai akhirnya sekelompok ilmuan dari Smithsonian Instute melakukan pemeriksaan terhadap hewan yang ternyata hanya kreasi Shepard. Walaupun begitu mahluk satu ini telah menjadi simbol kota Rhinelander dan bahkan di Film Scooby-Doo mahluk ini tampil dalam salah satu episodenya.
05. Black Shuck

Selama berabad-abad hantu seekor anjing hitam telah membuat masyarakat East Anglia ketakutan, mahluk ini dikenal sebagai Black Shuck berasal dari kata Scucca, bahasa Inggris kuno untuk setan. Seandainya hal ini benar berarti apabila melihat mahluk ini adalah sebuah pertanda buruk.
Memang benar adanya sebab penduduk setempat menyatakan bahwa apabila anda bertatapan mata dengan mahluk ini anda akan melihat tatapan mata merah menyala dari Shuck lalu anda akan jatuh sakit dan tidak lama kemudian anda akan mati! berdasarkan cerita masyarakat setempat bahwa Shuck ini dapat berukuran seperti anjing normal hingga ukuran yang lebih besar daripada kuda, dan terkadang mahluk ini tampak tanpa memiliki kepala.
Belum ada yang bisa menjelaskan darimana awal mula kisah tentang Black Shuck ini, namun tampaknya mahluk cryptid satu ini adalah salah satu cryptid yang lahir murni berdasarkan fantasy atau bahkan mungkin sebuah imaginasi yang terlalu berlebihan. Hehehhehe namun seandainya anda menyelusuri sebuah jalanan sepi dipinggir hutan dan anda mendengar langkah-langkah kaki anjing dibelakang anda, saya sarankan apapun yang anda lakukan sebaiknya jangan melihat kebelakang
04. Bunyip

Jauh sebelum kedatangan orang-orang Eropa untuk mendiami benua Australia, suku Aborigin memiliki cerita mengenai monster yang mendiami rawa-rawa dan kolam-kolam air yang diam² mengintai dan menunggu untuk menerkam mangsa.yang hendak ke rawa tersebut. Tidak ada deksripsi yang pas untuk menggambarkan monster satu ini namun mahluk ini disebut sebagai Bunyip.
Berdasarkan sebuah buku abad ke-19 tentang suku Aborigin, dinyatakan bahwa suku tersebut tidak bisa menjelaskan secara rinci bentuk dan karakteristik mahluk ini namun mereka sepakat dan menggambarkan sebagai sesuatu yang menakutkan dan menyeramkan.
Penjelasan modren mengenai mitos mahluk ini, kemungkinan besar berasal dari seekor marsupial raksasa yang kemungkinan sudah punah.Sebuah tengkorak hewan yang ada di museum Australia di Sydney kemungkinan besar adalah Bunyip dan ini menarik perhatian sebagian besar pengunjung yang datang kesana.namun para ahli yang skeptis menyatakan bahwa tengkorak tersebut kemungkinan adalah tengkorak seekor anak sapi atau anak kuda yang cacat.
03. The Beast of Bladenboro (Mahluk Buas dari Bladenboro)
Pemberitaan mengenai mahluk ini berawal dari kesaksian seorang petani melihat anjing peliharaannya diseret oleh seekor hewan berwujud seperti kucing dalam ukuran besar, dan yang membuat hal menjadi semakin aneh buat masyarakat setempat, sekitar 2 hari setelah laporan sang petani, ditemukan pula bangkai 2 ekor anjing dan kedua ekor anjing tersebut kelihatannya telah habis darahnya disedot oleh sesuatu. Tidak lama kemudian terjadi pula penyerangan terhadap 2 ekor anjing lainnya. Hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuat kepanikan di kota kecil tersebut dan mendorong para wartawan dari seluruh daerah di Amerika untuk meliput pemberitaan tentang binatang buas misterius yang melakukan serangkaian penyerangan terhadap hewan.
Alih-alih berburu Mahluk misterius ini, perburuan telah melenceng menjadi pembantaian besar-besaran terhadap Bobcats (kucing hutan) yang diburu secara membabi buta karena dicurigai sebagai pelakunya. Namun akhirnya sama halnya seperti Hodag, Pemberitaan mengenai The Beast of Bladenboro ini adalah sebuah isu yang digulirkan oleh walikota, dimana sang walikota ingin kota kecil tersebut mendapat perhatian dan dorongan agar dapat berkembang maju. walaupun begitu isu ini telah menyebabkan pembataian besar-besaran terhadap kucing hutan sedangkan kematian misterius anjing-anjing dikota tersebut bisa saja diakibatkan oleh hewan liar yang kelaparan.
02.Jersey Devil

Buat saya pribadi, menyaksikan sketsa yang menggambarkan mahluk cryptid diatas tidak terlihat menyeramkan bahkan terkesan lucu karena bentuknya yang gado-gado memiliki sepasang kaki yang mungil hewan mamalia berkuku belah namun memiki sayap seperti sayap kelelawar? dan memiliki ekor bercabang seperti mahluk reptilia dan kepala dan badan mamalia.
Namun berbeda dengan Hodag dan The Beast of Bladenboro yang meneror kota kecil, hewan cryptid yang dijuluki Jersey Devil membuat ketakutan hampir seluruh penduduk sebuah kota besar seperti New Jersey.
Mahluk yang memiliki wajah seperti anjing, badan mirip seekor kanguru, sayap kelelawar, sepasang tangan memiliki cakar dan kaki yang berkuku belah seperti hewan berkaki empat mamalia, serta memiliki ekor yang bercabang. Namun diantara semua detail yang dilaporkan mengenai wujud mahluk ini hal yang paling menakutkan adalah suara jeritan dari mahluk tersebut. Banyak yang menyatakan bahwa mahluk ini adalah anak ke-13 dari setan.Sepertinya tidak ada mahluk yang lebih menyeramkan statusnya dibandingkan Jersey Devil karena dianggap anak ke-13 setan.
Kisah mengenai mahluk ini bermula pada bulan Januari ditahun 1909 selama seminggu terlihat penampakan Jersey Devil hampir diseluruh wilayah New Jersey bahkan hingga ke Pennsylvania dan beberapa tempat lainnya. Di lembah Delaware, pemberitaan koran mengenai mahluk tersebut membuat sekolah-sekolah ditutup dan orang-orang takut untuk pergi bekerja. Beberapa teory menyatakan bahwa Jersey Devil adalah salah satu genus Dinosaurus yang masih tersisa. Namun apapun itu mahluk yang kabar penampakannya selama satu minggu di tahun 1909 telah membuat ketakutan banyak orang di area New Jersey.
01. Pohon Pemakan Manusia (Man-Eating Tree).

Kalau di Indonesia mungkin ada sebagian orang yang memiliki ketakutan terhadap pohon-pohon besar namun alasannya adalah supranatural, eh disitu ada penunggunya loh, jangan macam-macam dsb. Namun selain hal seperti itu adakah yang dapat membuat orang takut terhadap pohon? seperti nya tidak ada hal yang membuat kita takut terhadap pepohonan. Benar! sebab mereka terlihat indah, rimbun, hijau, besar, sebagai perindang dan pelindung dari sengatan matahari dan bahkan orang zaman dahulu menggunakan pohon untuk menjadi tempat tinggal mereka sekaligus juga rumah buat hewan-hewan lainnya seperti burung dan tupai.
Namun jangan salah di Amerika Selatan ada sebuah pohon Karnivora yang hobby melahap daging khususnya manusia, hal ini berdasarkan sebuah buku karangan J.W Buels berjudul "Land and Sea". Buels dalam bukunya ada menyebut tentang pohon karnivora yang disebut Ya-te-Veo, Ya-te-Veo ini hidup ditengah-tengah benua Amerika Selatan dan juga terdapat di kepulauan Madagascar.
Namun kisah ini tampaknya hanyalah murni sebuah kisah Mitos. Seorang ilmuwan bernama Willy Ley ditahun 1955 dalam tulisannya menyatakan bahwa kisah tentnag pohon pemakan manusia ini hanyalah sebuah kisah fiksi, namun bagusnya hal ini berarti buat para pencinta alam dimanapun tidak perlu khawatir apabila mereka masuk kedalam hutan untuk meneliti mereka bakal ditelan oleh sebuah pohon yang menjadi tempat mereka bersandar disaat lelah.
Tentu saja dari ke-10 mahluk cryptid yang dikemukakan mungkin saja di dunia ini masih banyak mahluk/hewan yang mungkin tidak supranatural namun terlihat aneh dan menarik terlepas dari myth yang menyertai mereka.Selain itu mungkin saja masih ada mahluk-mahluk aneh atau bahkan mungkin menyeramkan diluar sana yang menunggu waktu untuk ditemukan.....
Sumber Artikel dan Gambar : Life A Mystery Blog dan Google Image, Gelut.com
Gallery
Labels
-
Tiap daerah di Nusantara mempunyai adat yang berbeda dalam merawat tembuni (ari-ari) sewaktu bayi lahir. Di Jawa sendiri terdapat beberapa v...
-
Wanita sangat doyan sekali dengan yang namanya spa atau perawatan kecantikan baik itu perawatan kulit,wajah,maupun tubuh,dan mungkin peraw...
-
Hutan batu yang ini spesial, pilar Lena juga disebut Stone Forest Lena, adalah sebuah formasi batuan alami sekitar 60 km ke hulu dari Yakuts...
-
Hasil penggalian sejumlah arkeolog di dekat desa Onavas, Meksiko menghasilkan temuan menakjubkan yakni tengkorak dengan tempurung kepala lon...
-
Warga di lereng gunung merapai dihebohkan dengan penemuan bengkuang raksasa yang memiliki berat mencapai 21 Kilogram. Bengkuang pada umumnya...
-
Jika kita lihat kelima keluarga di turki ini pasti akan terheran heran kenapa karena satu keluarga ini berjalan tidak selayaknya manusia bia...
-
Otak menolak untuk memikirkan bentuk 4 dimensi, mekanika kuantum atau alam semesta yang tak terbatas dan sulit dimengerti. Materi abu-abu p...
-
Untuk beramal orang tak perlu harus menjadi orang kaya, hanya cukup niat. Hal ini dibuktikan oleh Albert Lexie, tukang semir sepatu yang mam...
-
Sebuah restoran di Jepang memaksa pengunjungnya untuk menghabiskan makanan. Mereka melakukannya dengan cara menerapkan denda jika makanan ya...
-
Salah satu tempat bersejarah di wilayah Yogyakarta adalah kawasan Kotagede. Kotagede merupakan kawasan bersejarah, karena dulunya merupakan ...

















